
Kalau kita berbicara tentang pendidikan, maka pembicaraan kita tidak jauh-jauh dari biaya yang akan kita keluarkan, apalagi di Negara tersebut berbahasa asli Inggris seperti Inggris dan Amerika. Tapi tenang saja, biaya pendidikan dan biaya hidup di Eropa sendiri relatif murah, seperti Belanda dan Jerman.
Kita bisa melihat sejarah, bahwa Belanda merupakan Negara yang sangat beruntung dan kuat, karena Belanda sendiri terletak di tempat yang strategis buat perdagangan, karena Belanda merupakan pintu masuk bagi kita untuk ke Eropa. Jadi wajar saja kalau perkembangan Belanda sangatlah cepat dalam teknologi maupun pengetahuan.
Foto disebelah kiri ini adalah salah satu foto Universitas di Belanda, bisa kita bayangkan bahagianya bisa kuliah di kampus yang semegah itu, kampus yang rapi serta perjalanan ke kampus yang pasti lebih menyenangkan dengan bersepeda. Diperkirakan hampir 95% masyarakat Belanda berbahasa Inggris, dan universitas-universitasnya sendiri telah menawarkan program pendidikan dengan Bahasa Inggris sejak tahun 1950, sehingga perkuliahan serta kehidupan disana pasti jadi menyenangkan. Belajar program studi yang kita ingini sekaligus belajar bahasa Inggris secara praktis di Belanda pasti suatu kesempatan yang sangat baik terlebih dengan biaya yang tidak terlalu mahal karena adanya program-program bantuan beasiswa. Bantuan beasiswa sendiri dapat kita peroleh dari universitas bersangkutan, Erasmus Mundus, Dikti, NFP, Huygens and the Indonesia’s Muslim young leader programmed an lain sebagainya.
Sistem pendidikan di Belanda sangat berbeda dengan sistem pendidikan yang dikenal di Asia, Amerika, bahkan di sebagian besar wilayah Eropa. Di Eropa sendiri, sistem pendidikan ala Belanda hanya dikenal oleh beberapa negara, antara lain Jerman dan Swedia, inilah nilai tambah dari belajar di Negara bersangkutan. Salah satu perbedaan sistem pendidikan di Belanda adalah penjurusan yang sudah dimulai sejak pendidikan di tingkat dasar dengan mempertimbangkan minat dan kemampuan akademis dari siswa yang bersangkutan serta seterfikasi yang telah diakui secara global. Ada pepatah yang mengatakan tak kenal maka tak sayang, kita bisa menggantinya dengan tak dekat maka tak kenal, maka dari itu kita perlu juga untuk mencari lebih jauh tentang Belanda, maka kita haruslah untuk antuasias dalam pencarian tersebut melalui dunia yang murah meriah—Internet.
Output atau hasil yang akan didapat dari belajar tetap tergantung pada manusia itu sendiri, karena system apapun hanyalah sebuah kumpulan sub-sub system yang saling berhubungan dan bekerja sama untuk mencapai tujuan yang diharapkan, sedangkan masyarakat merupakan bagian dari system tersebut. Dan perlu kita ingat bahwa penyelaman ilmu bukanlah suatu penyelaman di laut yang kering melainkan penyelaman di laut yang sangat dalam, karena penyelaman tersebut pada akhirnya tidaklah hanya untuk pemenuhuan kebutuhan sehari-hari atau seberapa besarnya kocek yang bisa kita habiskan untuk mengkonsumsi barang dan jasa, tapi lebih dari pada itu. Penyelaman ilmu itu sebenarnya harus didasari pada bakat, minat, hobi dan pemenuhan kebutuhan. Pendidikan di Belanda tampaknya telah memenuhi kriteria-kriteria tersebut dan tidaklah salah kalau belajar di Negri Belanda merupakan tiket untuk bersaing dengan komunitas global. Kesimpulannya adalah kuliah di Belanda berarti menempa diri menjadi kunci dalam berbaur dan berkompetisi dengan masyarakat global.
Sources;
Foto : by googling, key word is Holland
Bacaan : by googling, key word is Live in Holland
Neso Indonesia-Newsletter
www.ppibelanda.org
www.eurogates.nl
Tidak ada komentar:
Posting Komentar